Caranya: hendaknya dibacakan kemudian dihembuskan kepada si sakit atau dibacakan di air kemudian air itu diminumkan kepada si sakit.
Dalam hadist Tsabit bin Qais:
"Bahwasanaya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengambil tanah dari Bathan lalu diletakkannya di gelas kemudian beliau menyemburkan air padanya dan menuangkan diatasnya." (H.R Abu Daud)
Kedua, Ruqyah yang tidak lepas dari unsur syirik
Yaitu: terdapat permohonan pertolongan kepada selain Allah, yaitu dengan berdo'a kepada selain Allah, meminta pertolongan dan berlindung kepadanya misalnya:
B. TAMIMAH
Artinya: sesuatu yang dikalungkan di leher anak-anak sebagai penangkal penyakit 'ain (kena mata) dan terkadang juga dikalungkan pada leher orang-orang dewasa dan wanita.
Tamimah ada 2 macam:
1. Tamimah dari Al-Qur’an
2. Tamimah selain dari Al-Qur’an
Pertama, Tamimah dari Al-Quran
Yakni: dengan menuliskan ayat-ayat Al-Qur'an atau Asma' dan sifat Allah, kemudian dikalungkan dileher untuk memohon kesembuhan dengan perantaraannya.
Ulama berbeda pendapat tentang tamimah jenis ini:
Para ulama muta'akhirin memastikan pendapat ini dengan mendasarkan pada riwayat Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu, ia berkata: "Aku mendengar Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya ruqyah, tamimah, dan tiwalah (pelet) adalah syirik!" (HR Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah dan Al-Hakim)
Pendapat kedua inilah yang benar karena ada 3 landasan:
Kedua, Tamimah selain dari Al-Qur’an
Seperti: tulang, rumah kerang, benang, sandal, paku, nama-nama setan, jin serta jimat.
Tak diragukan lagi bahwa ini adalah HARAM. Sungguh kelemahan aqidah itulah hakikat sakit yang sesungguhnya yang wajib diobati dengan mengetahui tauhid dan aqidah yang benar.
.:Assalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh:.
Website ini berisi Rangkuman Kitab Tauhid 1, 2 dan 3 oleh Dr.
Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan.
Kami berlindung dan memohon ampunan kepada Alloh Azza wa Jalla atas segala kekurangan dan kesalahan, silakan merujuk kepada Kitab Asal untuk mendapatkan keterangan yang lebih lanjut
Semoga bermanfaat.
~Pentingnya Da'wah Tauhid~
Selama 13 tahun di Mekkah, Rasulullah selalu berkata kepada manusia: "Ucapkanlah La ilaa ha illallah, pasti kalian beruntung."
Da'wah dan tarbiyah haruslah dimulai dengan pemantapan tauhid dihati masyarakat...
Maka barang siapa menginginkan kekuasaan sebelum da'wah dan tarbiyah, pasti ia akan gagal.
Sebelum berbuah, pohon aqidah yang ditanam memerlukan perawatan, penyiraman, dan pemupukan yang cukup lama dan intensif.
Kemudian setelah itu kita tunggu dan kita harapkan buahnya.
(Syaikh Muhammad Musa Alu Nashr)
~L i n K s~
~KiTaB TauHiD 2~
~KiTaB TauHiD 3~