A. Yang dimaksud Sahabat yang dan Wajib diyakini tentang mereka
Sahabat adalah bentuk jama' dari shahabi: orang yang bertemu dengan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beriman kepadanya dan meninggal dalam keadaan demikian.
Yang wajib diyakini tentang mereka: bahwa para sahabat adalah sebaik-baik umat dan generasi, karena mereka terlebih dahulu beriman, menemani Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, berjihad bersama beliau, dan membawa serta menyampaikan syari'at kepada orang-orang sesudah mereka.
Allah memuji mereka dalam firmannya:
Sifat-sifat lain yang diberikan Allah kepada mereka adalah:
Allah juga menyebutkan bahwa:
Sahabat yang paling utama adalah Khulafa' Rasyidin yang empat:
Selanjutnya 6 sahabat lain dari 10 sahabat yang dikabarkan pasti masuk Surga bersama mereka:
B. Madzhab Ahlus Sunnah wal Jama’ah dalam hal peperangan dan fitnah yang terjadi diantara para sababat
Ada 2 kaidah penting:
1. Ahlus Sunnah wal Jama'ah bersikap diam terhadap apa yang terjadi diantara para sahabat serta tidak membahasnya. Sebab jalan yang selamat dalam menyikapi hal seperti ini adalah diam seraya berkata:
"Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (Al-Hasyr:10)
2. Menjawab berbagai atsar yang diriwayatkan tentang kejelekan para sahabat melalui beberapa argumen:
.:Assalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh:.
Website ini berisi Rangkuman Kitab Tauhid 1, 2 dan 3 oleh Dr.
Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan.
Kami berlindung dan memohon ampunan kepada Alloh Azza wa Jalla atas segala kekurangan dan kesalahan, silakan merujuk kepada Kitab Asal untuk mendapatkan keterangan yang lebih lanjut
Semoga bermanfaat.
~Pentingnya Da'wah Tauhid~
Selama 13 tahun di Mekkah, Rasulullah selalu berkata kepada manusia: "Ucapkanlah La ilaa ha illallah, pasti kalian beruntung."
Da'wah dan tarbiyah haruslah dimulai dengan pemantapan tauhid dihati masyarakat...
Maka barang siapa menginginkan kekuasaan sebelum da'wah dan tarbiyah, pasti ia akan gagal.
Sebelum berbuah, pohon aqidah yang ditanam memerlukan perawatan, penyiraman, dan pemupukan yang cukup lama dan intensif.
Kemudian setelah itu kita tunggu dan kita harapkan buahnya.
(Syaikh Muhammad Musa Alu Nashr)
~L i n K s~
~KiTaB TauHiD 2~
~KiTaB TauHiD 3~