Pasal 5: Keutamaan sahabat dan yang wajib diyakini tentang mereka serta madzhab ahlus sunnah dalam peristiwa yang terjadi di antara mereka


A. Yang dimaksud Sahabat yang dan Wajib diyakini tentang mereka

Sahabat adalah bentuk jama' dari shahabi: orang yang bertemu dengan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beriman kepadanya dan meninggal dalam keadaan demikian.

Yang wajib diyakini tentang mereka: bahwa para sahabat adalah sebaik-baik umat dan generasi, karena mereka terlebih dahulu beriman, menemani Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, berjihad bersama beliau, dan membawa serta menyampaikan syari'at kepada orang-orang sesudah mereka.

Allah memuji mereka dalam firmannya:

Sifat-sifat lain yang diberikan Allah kepada mereka adalah:

  1. Mereka saling berkasih sayang diantara mereka dan bersikap keras terhadap orang-orang kafir
  2. Mereka adalah orang-orang yang banyak ruku' dan sujud
  3. Mereka adalah orang-orang yang baik dan bersih hatinya
  4. Mereka adalah orang-orang yang dikenal dengan keta'atan dan keimanannya
  5. Allah memilih mereka untuk menjadi sahabat NabiNya shallallahu 'alaihi wa sallam hingga menjadi marah musuh-musuhnya dari orang-orang kafir

Allah juga menyebutkan bahwa:

Sahabat yang paling utama adalah Khulafa' Rasyidin yang empat:

  1. Abu Bakar
  2. Umar
  3. Ustman
  4. Ali

Selanjutnya 6 sahabat lain dari 10 sahabat yang dikabarkan pasti masuk Surga bersama mereka:

  1. Thalhah
  2. Zubari
  3. Abdurrahman bin Auf
  4. Abu Ubaidah bin Jarrah
  5. Sa'd bin Abi Waqqasg
  6. Said bin Zaid

B. Madzhab Ahlus Sunnah wal Jama’ah dalam hal peperangan dan fitnah yang terjadi diantara para sababat
Ada 2 kaidah penting:

1. Ahlus Sunnah wal Jama'ah bersikap diam terhadap apa yang terjadi diantara para sahabat serta tidak membahasnya. Sebab jalan yang selamat dalam menyikapi hal seperti ini adalah diam seraya berkata:
"Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (Al-Hasyr:10)

2. Menjawab berbagai atsar yang diriwayatkan tentang kejelekan para sahabat melalui beberapa argumen:






.:Assalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh:.

Website ini berisi Rangkuman Kitab Tauhid 1, 2 dan 3 oleh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan.
Kami berlindung dan memohon ampunan kepada Alloh Azza wa Jalla atas segala kekurangan dan kesalahan, silakan merujuk kepada Kitab Asal untuk mendapatkan keterangan yang lebih lanjut
Semoga bermanfaat.

~Pentingnya Da'wah Tauhid~


"Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul diantara mereka, yang membacakan ayat-ayatNya kepada mereka, mensucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata."
(QS Al Jumu'ah: 2)

Selama 13 tahun di Mekkah, Rasulullah selalu berkata kepada manusia: "Ucapkanlah La ilaa ha illallah, pasti kalian beruntung." Da'wah dan tarbiyah haruslah dimulai dengan pemantapan tauhid dihati masyarakat... Maka barang siapa menginginkan kekuasaan sebelum da'wah dan tarbiyah, pasti ia akan gagal. Sebelum berbuah, pohon aqidah yang ditanam memerlukan perawatan, penyiraman, dan pemupukan yang cukup lama dan intensif. Kemudian setelah itu kita tunggu dan kita harapkan buahnya.
(Syaikh Muhammad Musa Alu Nashr)

~KiTaB TauHiD 1~

~L i n K s~


Mulim.or.id
As-sunnah-2
Al-Manhaj
FatWa ULaMa
Online magazine
Jilbab Online
Hadist Arba'in

hit counter
hit counter

~KiTaB TauHiD 2~


~KiTaB TauHiD 3~


BAB I PENYIMPANGAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA DAN SEKILAS TENTANG SEJARAH KEKUFURAN, ILHAD (ANTI TUHAN), SYIRIK DAN NIFAQ
BAB II UCAPAN DAN PERBUATAN YANG MENGHILANGKAN TAUHID ATAU MENGURANGINYA
BAB III KEWAJIBAN DALAM I’TIQAD (KEPERCAYAAN) KEPADA RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM, AHLUL BAIT (KELUARGA) DAN PARA SAHABATNYA
BAB IV BID'AH